Don't Show Again Yes, I would!

7 Cara Menerapkan Tren Gaya Hidup Minimalis untuk Hidup Lebih Simpel dan Tenang

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, tren gaya hidup minimalis memang menawarkan kesederhanaan dan ketenangan buat kita. Nah, kalau kamu mulai merasa lelah dengan kekacauan dan konsumerisme berlebihan, minimalisme bisa jadi jawabannya.

7 Cara Menerapkan Tren Gaya Hidup Minimalis

tren gaya hidup minimalis

Sumber: Freepik

Kamu mungkin sudah paham bagaimana konsep minimalisme, tapi belum menemukan cara untuk memulainya. Berikut tujuh cara menerapkan tren gaya hidup minimalis!

1. Decluttering: Kurangi Barang, Tambah Ruang

Mulailah dengan mempertanyakan setiap barang, “Apakah ini kubutuhkan atau dapat memberi kebahagiaan?” Pisahkan barang menjadi tiga kategori: simpan, sumbangkan/jual, dan buang. Hal itu disebut dengan decluttering dan sebaiknya jadikanlah decluttering sebagai proses berkelanjutan untuk menciptakan ruang hidup yang lebih lapang.

2. Mindful Shopping: Belanja dengan Lebih Sadar

Saat menerapkan tren gaya hidup minimalis, belanja itu enggak dilarang, tapi lakukanlah dengan bijak dan selektif. Buatlah daftar belanja dan terapkan periode “mendinginkan kepala” selama 24 jam sebelum membeli. Ingat bahwa kualitas selalu lebih penting daripada kuantitas dalam prinsip hidup minimalis.

3. Minimalisme dalam Fashion: Capsule Wardrobe

Pilih sekitar 30-40 potong pakaian (termasuk sepatu dan aksesori) yang benar-benar kamu sukai. Fokus pada warna netral yang mudah dipadukan untuk berbagai kesempatan. Dengan capsule wardrobe, kamu akan lebih mudah memilih pakaian dan menghemat ruang lemari.

4. Digital Minimalism: Kurangi Distraksi Teknologi

Hapus aplikasi yang jarang digunakan dan nonaktifkan notifikasi yang enggak penting. Atur waktu khusus untuk memeriksa email dan media sosial. Coba juga “digital detox” sesekali untuk menenangkan pikiran.

5. Hidup dengan Pengeluaran yang Lebih Sederhana

Buatlah anggaran ketat dan fokus pada pengeluaran untuk hal-hal yang benar-benar penting. Terapkan aturan “satu masuk, satu keluar” untuk mengendalikan jumlah barang. Dengan mengatur keuangan secara minimalis, kamu bisa lebih hemat dan bijak mengelola uang.

6. Pola Hidup Sehat dengan Minimalisme

Pilih makanan sederhana, alami, dan berkualitas baik daripada makanan olahan kompleks. Sederhanakan rutinitas olahraga dengan aktivitas yang benar-benar kamu nikmati. Sisihkan waktu untuk refleksi dan meditasi sebagai bentuk minimalisme mental yang menyehatkan.

7. Minimalisme dalam Hubungan Sosial

Fokuskan energimu pada hubungan yang positif dan memberikan dukungan mutual. Belajarlah mengatakan “tidak” pada undangan atau aktivitas yang enggak sesuai prioritasmu. Kualitas pertemanan jauh lebih berharga daripada kuantitas dalam pendekatan minimalis.

7 Influencer Gaya Hidup Minimalis yang Bisa Jadi Inspirasimu

tren gaya hidup minimalis - the minimalists

Sumber: The Minimalists

Mungkin kamu penasaran, siapa saja influencer yang berhasil menerapkan tren gaya hidup minimalis ini. Berikut kami berikan tujuh figur yang bisa kamu contoh.

1. Marie Kondo – Ahli Decluttering dan Metode KonMari

Marie Kondo terkenal dengan filosofi “simpan barang yang memicu kegembiraan (spark joy)”. Bukunya juga telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. Selain itu, metode KonMari-nya pun menawarkan pendekatan sistematis untuk merapikan dan menyederhanakan rumah.

2. Joshua Becker – Penggagas “Becoming Minimalist”

Joshua Becker adalah influencer yang sering berbagi pengalaman tentang menemukan kebahagiaan dalam hidup yang sederhana melalui blognya. Pendekatannya sangat praktis dan realistis untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga. Jadi, kamu bisa menirunya.

3. The Minimalists – Joshua Fields Millburn & Ryan Nicodemus

The Minimalists adalah duo yang meninggalkan karier korporat untuk menjalani hidup minimalis penuh makna. Mereka menyebarkan pesan bahwa kebahagiaan enggak bergantung pada kepemilikan. Podcast dan film dokumenter mereka telah menginspirasi gerakan minimalis global.

4. Fumio Sasaki – Minimalis Ekstrem dari Jepang

Mengurangi kepemilikannya hingga sekitar 150 barang sebagai bentuk eksperimen hidup pernah dilakukan oleh Fumio Sasaki. Bukunya, Goodbye, Things, menawarkan wawasan tentang transformasi psikologis karena melalui medium tersebut Fumio membuktikan bahwa hidup dengan sangat sedikit bisa membebaskan pikiran.

5. Cal Newport – Pakar Digital Minimalism

Selanjutnya, ada Cal Newport yang memopulerkan konsep “digital minimalism”, yaitu menggunakan teknologi dengan lebih bermakna. Bukunya mengajarkan cara mengurangi ketergantungan pada perangkat digital. Cal menunjukkan bahwa kedalaman lebih berharga daripada kepingan-kepingan perhatian.

6. Pick Up Limes (Sadia Badiei) – Minimalisme dalam Makanan dan Gaya Hidup

Ahli gizi, Pick Up Lines juga sering menunjukkan penerapan minimalisme dalam nutrisi dan keseharian. Video-videonya menggabungkan resep sehat dengan tips gaya hidup seimbang. Sadia menginspirasi pengikutnya untuk hidup sederhana, tapi tetap bernutrisi optimal.

7. Matt D’Avella – Sutradara Dokumenter Minimalism & YouTuber Produktivitas

Matt D’Avella adalah pembuat film dokumenter Minimalism yang kini berbagi konten di YouTube. Eksperimen gaya hidup dan tips produktivitasnya sangat populer. Matt menunjukkan bahwa minimalisme dan kreativitas dapat berjalan beriringan.

Sekarang kamu sudah paham, ya, kalau minimalisme itu bukan tentang hidup dalam kemiskinan, melainkan tentang membuat ruang untuk hal-hal yang benar-benar penting. Dengan memiliki lebih sedikit, kamu bisa mendapatkan lebih banyak ketenangan, fokus, dan makna dalam hidupmu. Gimana, siap menjalani tren gaya hidup minimalis ala kamu?

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *